Universitas Budi Luhur mengikuti Workshop Sosialisasi Instrumen APT Versi 3.0

Pada Senin 20 Agustus 2018, dua orang dari Direktorat Penjaminan Mutu UBL, Hendri Irawan, M.T.I dan Ivan Syofyan, S.E mengikuti workshop sosialisasi instrumen APT versi 3.0 dan pelatihan sistem penjaminan mutu akreditasi perguruan tinggi: implementasi IAPT 3.0 yang adakan oleh BAN-PT, BSI dan APTIKOM Provinsi D.K.I Jakarta. Kegiatan itu digelar di Wisma BSI Kaliabang Bekasi.

Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan mensosialisasikan dan memberi pelatihan pengisian instrumen akreditasi versi 3.0 2018 kepada perguruan tinggi khususnya dibawah naungan asosiasi APTIKOM. Dalam acara ini dihadiri oleh Direktur Eksekutif BAN-PT Prof. T. Basaruddin, lalu moderator oleh Ketua APTIKOM Provinsi DKI Jakarta, Dr. Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd dan narasumber pelatihan pengisian instrumen dari Asesor BAN-PT yaitu Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi M, DEA dan Dr. Suparto.

Pada presentasi Prof. T. Basaruddin di depan peserta, Beliau mengatakan “ada tiga Prinsip Utama pada instrumen 2018 terbaru ini yaitu Effective untuk mengukur mutu dan mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan, relevan dengan konteks nasional dan dapat diterapkan dalam lingkungan Pendidikan tinggi di Indonesia”,  ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, bukan hanya sosialisasi tentang Intrumen APT terbaru, tetapi. Peserta juga dilatih dalam pengisian intrumen APT versi terbaru ini, agar peserta atau wakil dari perguruan tinggi yang menghadiri acara ini dapat mengimplementasikan di perguruan tingginya masing-masing. Instrumen versi terbaru akan digunakan mulai 1 Oktober 2018.

Materi Presentasi

  1. Implementasi Sistem APT di Indonesia
  2. Panduan Penyusunan LED IAPT 3.0
  3. Panduan Penyusunan LKPT IAPT 3.0
  4. Slides Presentasi Instrumen IAPT 3.0 – Prof. T. Basaruddin
  5. Slides Presentasi Instrumen IAPT 3.0 – APTIKOM
  6. Kasus Kemiripan Dokumen Akreditasi

Foto Kegiatan:

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 7 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat